Pilihan BalitanesiaResepTerbaruTerpopulerTumbuh Kembang

Fungsi Karbohidrat Bagi Tubuh Anak

Balita Indonesia

Balita Indonesia, – Balitanesia.com, – Ibu pasti sering mendengar fungsi karbohidrat sebagai sumber energi bagi tubuh. Namun, ternyata fungsi karbohidrat tak hanya itu lho. Zat gizi makro ini memiliki fungsi lain yang tak kalah penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang si Kecil memang dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang ia konsumsi setiap harinya. Sama seperti protein dan lemak, karbohidrat termasuk zat gizi makro yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral.

Namun, sayangnya banyak orang yang menghindari makanan yang mengandung karbohidrat karena dianggap dapat menaikkan berat badan. Padahal, jika asupan nutrisi harian si Kecil dipenuhi secara seimbang dan menjalani pola hidup sehat, maka berat badannya akan stabil dan ia tumbuh sehat.

Pasalnya, jika si Kecil tidak terbiasa mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, maka tubuhnya akan lemas karena kekurangan energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Itulah sebabnya, fungsi karbohidrat sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Dalam pola makan sehat juga dianjurkan untuk mencukupi asupan karbohidrat dengan tepat agar tidak meningkatkan gangguan kesehatan. Lantas, apa saja fungsi karbohidrat bagi si Kecil? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Fungsi Karbohidrat Bagi Anak

Berikut ini beberapa fungsi karbohidrat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, antara lain:

Sumber energi utama bagi tubuh
Seperti yang telah disebutkan ya, Bu, fungsi karbohidrat yaitu sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Asupan makanan yang mengandung karbohidrat akan dipecah menjadi gula di dalam tubuh, kemudian diserap oleh sistem pencernaan dan masuk ke aliran darah.

Dengan bantuan peran hormon insulin, gula dalam darah akan memasuki sel-sel tubuh dan diolah menjadi energi. Hormon insulin adalah bagian penting dari sistem metabolisme tubuh. Tanpa kehadiran hormon insulin, sel tubuh akan kekurangan energi dan harus mencari sumber penggantinya.

Sementara itu, kelebihan gula atau glukosa dalam tubuh akan disimpan di dalam otot dan hati sebagai glikogen (bentuk cadangan glukosa yang akan digunakan tubuh sebagai energi). Jika benar-benar tidak terpakai, glukosa akan diubah menjadi lemak.

Mengontrol berat badan
Banyak yang menganggap semua jenis makanan yang mengandung karbohidrat dapat menaikkan berat badan. Namun, tahukah Ibu bahwa beberapa sumber karbohidrat justru bisa mengontrol sampai menurunkan berat badan?

Nah, untuk mendapatkan fungsi karbohidrat ini, Ibu bisa memberikan si Kecil makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, ubi, jagung, talas, singkong, pasta gandum, kacang-kacangan, dan sayuran.

Fungsi karbohidrat ini bisa didapatkan karena makanan tersebut kaya serat sehingga dapat memberikan efek kenyang lebih lama, menjaga kesehatan sistem pencernaan, dan mengontrol berat badan.

Mencegah berbagai penyakit
Fungsi karbohidrat yang tak kalah penting yaitu dapat mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit pada tubuh si Kecil. Melansir laman resmi healthline.com, fungsi karbohidrat yang satu ini didukung oleh kandungan serat di dalamnya yang dapat menekan risiko gangguan pencernaan, penyakit jantung, dan obesitas.

Agar fungsi karbohidrat ini lebih optimal, Ibu bisa memberikan si Kecil sumber karbohidrat yang kaya serat, seperti sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, kentang, ubi, dan biji-bijian.

Penentu indeks glikemik
Perlu Ibu ketahui, indeks glikemik adalah indikator untuk menilai seberapa cepat karbohidrat atau gula dari makanan dapat diserap ke dalam tubuh. Fungsi karbohidrat berperan sebagai penentu indeks glikemik dalam tubuh.

Artinya, semakin tinggi angka indeks glikemik suatu makanan, maka semakin cepat makanan tersebut untuk meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Sebaliknya, makanan dengan angka indeks glikemik rendah akan lebih lambat dicerna oleh tubuh dan tidak membuat gula darah cepat naik.

Apabila si Kecil terbiasa mengonsumsi makanan atau minuman dengan angka indeks glikemik tinggi secara berlebihan, maka dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari. Beberapa jenis makanan dan minuman dengan indeks glikemik tinggi antara lain nasi putih, roti tawar putih, kue manis, cokelat, dan minuman bersoda.

Fungsi karbohidrat memang baik bagi tubuh si Kecil. Namun, Ibu juga perlu menyeimbangkan asupannya dengan jenis nutrisi lain, seperti protein, lemak, serta berbagai jenis vitamin dan mineral. Dengan begitu, si Kecil akan tumbuh lebih prima.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, asupan karbohidrat yang dianjurkan untuk anak berusia 4-6 tahun yaitu sekitar 220 gram per hari agar fungsi karbohidrat bagi tubuh dapat terasa lebih optimal.

Nah, si Kecil juga bisa mendapatkan fungsi karbohidrat bagi kesehatan dan tumbuh kembangnya dari Frisian Flag PRIMAGRO 3+ karena dalam susu pertumbuhan ini mengandung karbohidrat total sebanyak 24 gram per sajian.

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 3+ juga mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil. Perlu Ibu ketahui bahwa menjaga kesehatan saluran pencernaan anak-anak sangatlah penting karena sekitar 80% sel imun tubuh terdapat dalam saluran pencernaan, jadi kesehatan pencernaan si Kecil sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh keseluruhan.

Di samping pemberian susu pertumbuhan, penting bagi Ibu untuk memberikan makanan kaya karbohidrat yang seimbang, berikut ini beberapa sumber karbohidrat yang dapat dikonsumsi oleh si Kecil, antara lain:

Kentang
Selain nasi, kentang termasuk sumber karbohidrat yang baik dikonsumsi oleh anak-anak. Kentang juga dapat diolah menjadi berbagai macam menu makanan lezat, seperti mashed potato (kentang tumbuk), dikombinasikan dengan daging ayam, kentang tim daging sapi, kentang goreng, dan lain sebagainya.

Ubi
Ubi juga termasuk sumber karbohidrat yang bisa jadi pilihan untuk menu makanan anak-anak. Di balik rasanya yang manis, ubi bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan jantung. Ibu dapat mengolahnya menjadi kue bolu ubi, kue pie ubi, dan perkedel ubi.

Jagung
Sumber karbohidrat selanjutnya adalah jagung yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan saluran pencernaan. Jagung dapat diolah dengan cara direbus, dibakar, atau dikombinasikan dengan makanan lain, seperti sup bening dan sup krim.

Roti gandum
Ingin menu sarapan anak yang lebih sehat? Roti gandum bisa jadi sumber energi yang kaya serat sehingga baik bagi pencernaan si Kecil. Roti gandum bisa diolah menjadi roti lapis (sandwich) yang ditambah dengan smoked beef, keju, tomat, timun, dan selada.

Oatmeal
Selain roti gandum, oatmeal juga bisa jadi menu sarapan sehat dan lezat untuk anak-anak. Cobalah kombinasikan oatmeal dengan madu atau yoghurt, serta tambahkan topping buah-buahan untuk menambah cita rasa lebih nikmat.

Itulah fungsi karbohidrat dan sumber makanannya yang baik dikonsumsi oleh si Kecil. Meskipun makanan-makanan di atas bermanfaat, tetapi Ibu juga tetap harus menyeimbangkan asupan nutrisi dari jenis makanan bergizi lainnya. Ibu juga perlu memberikan si Kecil asupan nutrisi 9 Asam Amino Esensial (9AAE) secara lengkap dalam sumber protein hewani, seperti susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih.

9 Asam Amino Esensial (9AAE) merupakan bentuk sederhana dari protein yang dapat dengan mudah dicerna oleh saluran pencernaan si Kecil. Kebutuhan 9AAE harus dipenuhi secara lengkap agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal.

Asupan 9 AAE ini tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus mendapatkan asupannya dari sumber makanan protein hewani berkualitas, salah satunya susu. Menurut penelitian dalam National Center for Biotechnology Information menjelaskan bahwa kekurangan 1 jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sebanyak -34%,

Sementara itu, kekurangan semua jenis 9AAE akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sebanyak -50%. Hormon pertumbuhan ini berkaitan dengan potensi tinggi badan, tingkat kecerdasan, dan daya tahan tubuh si Kecil.

Nah, Ibu bisa mendapatkan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) secara lengkap dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 3+. Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO 3+ juga mengandung 8 kombinasi nutrisi penting lainnya, seperti DHA 4x lebih tinggi, omega 3, omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, & tirosin tertinggi untuk meningkatkan kecerdasan, serta kombinasi zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C untuk mendukung daya tahan tubuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button