Keluarga SehatTips Diet

Menurunkan Demam pada Anak

Demam pada anak merupakan hal yang sangat sering terjadi karna banyak faktor dan secara umum sebenarnya tidak berbahaya dan akan sembuh dalam kurun waktu rata-rata tiga hari. Namun jika dirasa tidak juga mereda dan disertai indikasi medis lain maka segera periksakan ke dokter anak. Demam sendiri adalah proses mekanisme tubuh untuk melawan infeksi. Suhu tubuh akan naik untuk melawan kuman yang sedang menginfeksi tubuh kita. Namun selain itu, demam pada anak juga bisa disebabkan karena tumbuh gigi, rewel, ataupun karerna perubahan suhu di sekitar anak . Demam berkelanjutan akan membuat anak rewel, dehidrasi, geliasah dan tak mau makan. Tentu saja hal ini sangat membahayakan bagi si anak. Harus segera di atasi dengan tepat.

Jika anda memilki seorang anak, tentu saja harus siap sedia beberapa obat yang bisa digunakan saat si kecil sakit. Salah satunya adalah penurun panas demam atau paracetamol. Selain obat, pertolongan pertama bagi si anak yang sedang demam pun perlu anda berikan di antaranya adalah :

  1. Periksa suhu tubuh dengan termometer. Cek secara berkala per 6 jam sekali untuk memantau apakah panasnya naik atau turun. Jika suhu tubuh mencapai 38-39 dan tak turun lebih dari 3 hari maka segera periksa ke dokter.
  2. Beri makan dan minum yang cukup agar si anak tidak dehidrasi
  3. Gunakanlah pakaian dengan bahan tipis dan menyerap keringat
  4. Tempatkan si anak dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik untuk memberikan udara segar bagi tubuh si anak
  5. Kompres menggunakan handuk yang sudah dibasahi dengan air suhu ruang ataupun air hangat di dahi dan beberapa lipatan badan seperti ketiak, leher dan lipatan lain
  6. Perhitungkan beberapa hal sebelum menggunakan kompres sekali pakai. Mengingat kulit anak sangat sensitif maka perhatikan apakah si anak cocok menggunakan kompres sekali pakai. Serta, mengompres sejatinya harus mengenai keseluruhan tubuh si anak sedangkan kompres instan hanya menempel pada sebagian kecil bagian tubub saja.

Mitos selama ini yang beredar bahwa mengompres anak haruslah menggunakan air dingin/ air es untuk menurunkan panasnya. Namun tahukah anda bahwa air es akan menutup pori-pori sehingga demam terperangkap dan tidak bisa keluar . Maka dari itu, gunakanlah kompres dengan air hangat ataupun air suhu ruang. Dengan menggunakan air hangat maka pori-pori kulit akan terbuka dan bisa membantu menurunkan demam lebih cepat.

Mengompres anak dengan air hangat tidak akan efektif jika hanya dilakukan pada dahi saja. Mengompres bisa lebih efektif jika ditempelkan pada pembuluh darah besar yang ada di sekitaran selangkangan, lipatan ketiak dan leher. Maka kompreslah di bagian- bagian tersebut menggunakan handuk-handuk kecil .

Tak lupa, tempatkanlah si kecil dama ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik serta suhu ruang yang sejuk. Juga ketika si anak demam, anda tetap diperbolehkan memandikannya dengan air hangat . Jika tidakpun, anda bisa menyekanya menggunakan handuk yang sudah diberi air hangat. Jika tubuh si anak bersih, maka bakteri pun tidak akan hinggap dan tidak akan menambah sakit si kecil.

Jika demam si anak tak kunjung turun atau cenderung naik turun, maka sudah saatnya anda membawa ke dokter dan memeriksakannya agar dilakukan serangkaian tindakan medis dan mengetahui penyebab dari demam si anak. Semoga artikel yang telah anda baca memberikan banyak manfaat dan pengetahuan baru untuk menghadapi dan menyiasati demam pada si anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button